وَٱلتِّينِ وَٱلزَّيْتُونِ ﴿١﴾
Allah bersumpah dengan buah tiin dan tempat tumbuhnya, serta bersumpah dengan buah zaitun dan tempat tumbuhnya di negeri Palestina. وطور سينين
Beranda›Tafsir›At-Tin (95)
Makkiyah · 8 ayat
وَٱلتِّينِ وَٱلزَّيْتُونِ ﴿١﴾
Allah bersumpah dengan buah tiin dan tempat tumbuhnya, serta bersumpah dengan buah zaitun dan tempat tumbuhnya di negeri Palestina. وطور سينين
وَطُورِ سِينِينَ ﴿٢﴾
Allah juga bersumpah dengan bukit Sinai yang merupakan tempat Allah memanggil Nabi- Nya, Musa -'alaihissalām
وَهَـٰذَا ٱلْبَلَدِ ٱلْأَمِينِ ﴿٣﴾
Kemudian Dia bersumpah dengan tanah haram Makkah yang merupakan tempat aman bagi orang orang yang memasukinya sekaligus tempat pengutusan Nabi Muhammad -Ṣallallāhu 'alahi wasallam
لَقَدْ خَلَقْنَا ٱلْإِنسَـٰنَ فِىٓ أَحْسَنِ تَقْوِيمٍۢ ﴿٤﴾
Sungguh Kami telah menciptakan manusia dengan sebaik-baik ciptaan dan seindah- indahnya rupa. ثم رددنه أ س فل سفلين
ثُمَّ رَدَدْنَـٰهُ أَسْفَلَ سَـٰفِلِينَ ﴿٥﴾
Kemudian Kami kembalikan fisiknya menjadi tua dan pikun di dunia, sehingga tak dapat memanfaatkan jasadnya sebagaimana ia tak dapat mengambil manfaat bila fitrahnya rusak dan masuk neraka,
إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ فَلَهُمْ أَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُونٍۢ ﴿٦﴾
kecuali orang yang beriman kepada Allah dan melakukan amal saleh karena meskipun jasad لغ ب Al-Qur’an · Tafsir mereka menua, namun bagi mereka balasan yang kekal dan tidak terputus, yaitu surga karena mereka menyucikan fitrah diri mereka
فَمَا يُكَذِّبُكَ بَعْدُ بِٱلدِّينِ ﴿٧﴾
Lantas apa yang menjadikanmu -wahai manusia- mendustakan hari Pembalasan setelah kamu melihat langsung sebagian dari tanda-tanda kekuasaan-Nya yang banyak?!
أَلَيْسَ ٱللَّهُ بِأَحْكَمِ ٱلْحَـٰكِمِينَ ﴿٨﴾
Bukankah Allah -dengan menjadikan hari Kiamat sebagai hari Pembalasan- adalah Sang Hakim yang paling bijaksana dan paling adil?! Apakah masuk akal bahwa Allah meninggalkan hamba-hamba-Nya begitu saja tanpa mengadili di antara mereka, yaitu dengan membalas orang yang baik karena kebaikannya dan membalas orang jahat karena kejahatannya?! Sumber: Al-Mukhtashar fi Tafsir Al-Qur’an Al-Karim
Ikuti · ulangi · setor · Tanpa daftar